Respon Seksual

Respons Seksual Adalah Proses Kompleks
*Ada beragam faktor yang mempengaruhi Respon Seksual seperti, faktor biologis, psikologis, hubungan interpersonal dengan suami, nilai-nilai dalam sosiokultural.*

Pada seorang wanita, respons seksual dimulai dari adanya :
- Libido (gairah)
- Arousal (penerimaan terhadap rangsangan)
- Orgasme

Arousal : penerimaan terhadap rangsangan seksual seperti puting payudara tegang, dinding vagina menebal, dan ditandai dengan lubrikasi (pelendiran) vagina.
Hal ini menandakan bahwa vagina siap menerima penetrasi penis selanjutnya.
Bila respons seksual tetap normal, rangsangan penis itu akan menimbulkan respons berupa kontraksi vagina bersifat ritmis dan involunter (tak disengaja). Hasil akhirnya, kenikmatan berupa orgasme.

Gangguan / Disfungsi Seksual pada Wanita
- gangguan pada gairah.
- gangguan arousal.
- gangguan orgasme.
- nyeri saat berhubungan seksual.

Gangguan nyeri saat berhubungan seksual bisa berupa Disparenia dan Vaginismus.

* Disparenia :
adalah nyeri pada vagina yang bersifat menetap atau berulang. Kondisi tersebut terkait dengan hubungan seksual saat penetrasi. Disparenia terkait dengan rasa nyeri akibat penetrasi penis sehingga seorang wanita enggan berhubungan seksual.

* Vaginismus :
berupa spasme yang tidak disadari (kekakuan) pada vagina 1/3 bawah terkait dengan penetrasi pada vagina. Pada Vaginismus, penetrasi akan direspons vagina dengan spasme / kekakuan / kejang tak terkontrol. Akibatnya, penis akan merasa sakit luar biasa terjepit vagina.

Sering pada kasus seperti itu, pasangan harus diantar ke Unit Gawat Darurat rumah sakit karena vagina terus menjepit penis tanpa kemauan disengaja oleh wanita. Sebagai terapi, umumnya diberikan obat untuk relaksasi otot agar otot vagina rileks dan penis terlepas.

Manakah yang Anda alami.??

* Disparenia bisa terjadi karena lubrikasi yang kurang atau ada gangguan anatomi genitalia. Misalnya, endometriosis. Maka, gangguan organ tersebut harus segera ditangani.

* Sedangkan lubrikasi umumnya terjadi akibat kurang foreplay.
Bila perlu, gangguan itu dapat disiasati dengan bantuan jeli khusus. Banyak ahli menghubungkan vaginismus dengan faktor psikogenik.

* Vaginismus sering dikeluhkan oleh wanita dengan riwayat seksual buruk. Untuk itu, faktor penyebab perlu diketahui lebih dalam. 

1 komentar:

  1. Maaf gan ya, Sekedar ikut bergabung berbagi informasi bagai mana cara praktisnya untuk menciptakan gairah seksual cepat meningkat dengan memanfaat sebuah alat bantu sex wanita, Atau biasa disebut dengan seks toys.

    BalasHapus

 
2012 Dewi Kosmetik | DutaStore Templates | Powered by DewiKosmetik.Com
Template modified by: DutaStore